SIMEULUE – Berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat tidak selalu terlihat dari jauh. Karena itu, Sertu Liyana S., Babinsa Koramil 01/Simtim, Kodim 0115/Simeulue, terus membangun komunikasi langsung dengan warga di wilayah binaannya melalui Komunikasi Sosial (Komsos) di Desa Sua Sua, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue, Minggu (27/09/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Sertu Liyana S. berdialog dengan masyarakat sekaligus mempererat hubungan silaturahmi. Komunikasi secara langsung dinilai penting agar hubungan antara Babinsa sebagai aparat kewilayahan dan masyarakat tetap terjalin dengan baik.

“Ini merupakan kegiatan rutin Babinsa sebagai aparat kewilayahan guna meningkatkan hubungan harmonisasi silaturahmi antara Babinsa dengan masyarakat di wilayah binaannya. Targetnya agar terjalin hubungan yang baik dengan cara pendekatan komunikasi sosial,” tutur Babinsa.

Menurutnya, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas kewilayahan. Interaksi yang terbangun juga memberikan kesempatan untuk saling bertukar pengetahuan, wawasan, pengalaman serta memperkuat hubungan kekeluargaan dan persaudaraan.

“Dengan hadirnya Babinsa di tengah-tengah masyarakat, banyak sekali manfaat yang diperoleh yaitu menambah ilmu pengetahuan, wawasan, dan berbagai pengalaman serta juga dapat memperkuat hubungan kekeluargaan serta persaudaraan,” jelasnya.

Sertu Liyana S. menambahkan, komunikasi yang dilakukan secara berkelanjutan membuat Babinsa lebih mudah mengetahui kondisi yang berkembang di lapangan. Informasi yang disampaikan langsung oleh masyarakat dapat menjadi bahan untuk memahami persoalan yang sedang dihadapi warga.

“Dengan seringnya berkomunikasi sosial dengan komponen masyarakat, maka Babinsa bisa tahu permasalahan di lapangan, sehingga bila ada permasalahan, Babinsa bisa dapat mengetahui dengan cepat, sehingga masalah dapat segera terselesaikan,” pungkasnya.

Bagi Babinsa, komunikasi dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas sebagai aparat kewilayahan. Hubungan yang terpelihara melalui pertemuan langsung juga membuka ruang bagi warga untuk menyampaikan kondisi maupun persoalan yang mereka hadapi di lingkungan masing-masing.(0115).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *