HULU SUNGAI UTARA – Pembangunan Jembatan Garuda yang menghubungkan Desa Tangkawang dan Desa Tuhuran terus menunjukkan kemajuan signifikan. Pada Kamis (23/04/2026), kegiatan di lapangan difokuskan pada tahapan penting, yakni perakitan komponen jangkar di dua titik strategis.
Di titik 1 yang berada di Desa Tangkawang, personel melaksanakan perakitan rangka jangkar. Pekerjaan ini menjadi bagian vital dalam konstruksi jembatan karena berfungsi sebagai penopang utama yang akan menjaga kestabilan struktur saat jembatan mulai digunakan nantinya. Proses perakitan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan presisi dan kekuatan material agar mampu menahan beban sesuai perencanaan teknis.
Sementara itu, di titik 2 yang berlokasi di Desa Tuhuran, kegiatan difokuskan pada perakitan tapak jangkar. Tapak ini merupakan pondasi dasar yang akan mengikat struktur utama jembatan dengan tanah sehingga memiliki peran penting dalam memastikan daya tahan jembatan terhadap berbagai kondisi, termasuk tekanan beban dan faktor lingkungan.
Seluruh pekerjaan dilaksanakan secara gotong royong dengan semangat kebersamaan antara personel di lapangan. Selain itu, aspek keselamatan kerja juga menjadi perhatian utama dengan memastikan setiap tahapan dilakukan sesuai standar operasional prosedur guna meminimalisir risiko di lapangan.
Pembangunan Jembatan Garuda ini diharapkan menjadi solusi strategis dalam meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas antarwilayah, khususnya bagi masyarakat Desa Tangkawang dan Desa Tuhuran. Kehadiran jembatan ini nantinya tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga membuka peluang peningkatan perekonomian lokal, distribusi hasil pertanian, serta mempercepat pelayanan sosial.
Dengan progres yang terus berjalan secara konsisten, optimisme penyelesaian proyek tepat waktu semakin menguat. Semua pihak yang terlibat berkomitmen untuk menuntaskan pembangunan dengan hasil yang kokoh, aman, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. (pendim1001).
