SUKOHARJO – TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo dinilai bukan hanya kegiatan pembangunan fisik, melainkan juga wadah penguatan relasi antara TNI dan masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Irdam IV/Diponegoro saat memberikan sambutan pada penutupan TMMD di Desa Parangjoro, Kamis (13/08/2026).
Acara penutupan ditandai dengan pemukulan gong yang nampak diikuti oleh Forkopimda Kabupaten Sukoharjo serta para tamu undangan.
Irdam IV/Diponegoro menerangkan bahwa pelaksanaan TMMD merupakan perwujudan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan warga dalam upaya percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, nilai pembangunan melalui TMMD lebih tinggi karena pengerjaan melibatkan beragam unsur dan partisipasi langsung masyarakat.
Kebersamaan tersebut, ujar Irdam, menjadi kesempatan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terjalin sepanjang pelaksanaan kegiatan.
Ia mengingatkan agar hasil pembangunan yang sudah terealisasi dapat dijaga dan digunakan secara optimal oleh masyarakat setempat.
Pada kesempatan sama, Irdam menyampaikan penghargaan kepada seluruh anggota Satgas TMMD, pemerintah daerah, serta warga Desa Parangjoro.
Dukungan dan semangat gotong royong dari seluruh pihak disebut berkontribusi pada kelancaran pelaksanaan TMMD Reguler Ke-129 hingga rangkaian kegiatan rampung dengan baik.
