HULU SUNGAI SELATAN – Pembangunan jembatan gantung pengganti jembatan yang putus diterjang banjir di Dusun Datar Mangkung, Desa Tumingki, Kecamatan Loksado, terus menunjukkan progres yang signifikan. Pekerjaan yang dilaksanakan personel Kodim 1003/Hulu Sungai Selatan (HSS) bersama masyarakat kini telah memasuki tahapan krusial sebagai penanda bahwa pembangunan struktur utama menuju tahap akhir. Jumat (31/7/26)

Mewakili Komandan Kodim 1003/HSS Letkol Inf Ading Priyotantoko, Kapten Inf Jupardi Sinurad menjelaskan bahwa jembatan yang nantinya diberi nama Jembatan Perintis Garuda tersebut merupakan wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat sekaligus implementasi program pembangunan infrastruktur pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Pembangunan jembatan ini bukan sekadar membangun sarana penghubung, tetapi juga menghadirkan kembali harapan masyarakat. Kehadiran negara benar benar dirasakan melalui sinergi antara TNI, pemerintah, dan warga yang bergotong royong mewujudkan infrastruktur yang sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, selama kurang lebih tiga tahun terakhir masyarakat harus menggunakan rakit bambu untuk menyeberangi sungai setelah jembatan sebelumnya putus akibat diterjang banjir. Kondisi tersebut tidak hanya menghambat aktivitas ekonomi warga dalam mengangkut hasil perkebunan dan pertanian, tetapi juga menyulitkan anak-anak yang setiap hari harus menyeberangi sungai untuk berangkat ke sekolah.

Dengan dibangunnya kembali jembatan gantung tersebut, diharapkan konektivitas antarwilayah dapat pulih sehingga mobilitas masyarakat menjadi lebih aman, cepat, dan efisien. Selain itu, keberadaan jembatan akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta meningkatkan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan pelayanan lainnya.

“Kami akan terus mengejar target agar pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat selesai tepat waktu, tepat mutu, dan tepat guna. Yang terpenting, jembatan ini memiliki konstruksi yang kokoh sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka waktu yang panjang,” tutup Kapten Inf Jupardi Sinurad.

@pendim1003

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *