TAPIN – Pembangunan Jembatan Garuda Tahap V dan Tahap VI terus berjalan secara optimal dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat di wilayah Kodim 1010/Tapin, Selasa (07/07).
Program strategis tersebut menyasar dua titik vital di Kecamatan Hatungun, Kabupaten Tapin, yang dilaksanakan berkat sinergi erat antara unsur TNI dan partisipasi aktif masyarakat setempat.
Untuk pelaksanaan Tahap V, pembangunan jembatan beton di lokasi Sungai Pancur, Desa Burakai, telah secara resmi mencapai progres 100 persen atau dinyatakan selesai dibangun. Jembatan ini memiliki spesifikasi panjang 6 meter dengan lebar 2,5 meter, yang dikerjakan secara gotong royong melibatkan 8 personel TNI dan 12 warga setempat. Keberadaan jembatan ini nantinya akan langsung dimanfaatkan warga untuk memperlancar akses perjalanan sehari-hari serta pengangkut hasil bumi.
Sementara itu pada Tahap VI, pekerjaan pembangunan jembatan beton di Sungai Batu Nyaring, Desa Matang Batas, kini telah mencapai progres 55,88 persen. Saat ini tim pekerja sedang fokus melanjutkan pemasangan batu pondasi untuk menjamin kekokohan struktur jembatan. Nantinya jembatan ini akan memiliki ukuran panjang 10 meter dan lebar 2,5 meter, dengan komposisi tenaga pelaksana yang sama yaitu 8 personel TNI didukung 12 orang warga masyarakat.
Babinsa Koramil 1010-04/Binuang Serda M. Rohim menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan ini adalah bukti nyata komitmen TNI hadir di tengah masyarakat untuk membantu mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan.
“Kehadiran kami di lapangan bukan hanya sekadar memantau, melainkan turun langsung bekerja bahu-membahu dengan warga, karena kami memahami betul bahwa jembatan penghubung ini adalah urat nadi kehidupan warga untuk akses pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga memperlancar pemasaran hasil pertanian,” ujarnya di lokasi kegiatan.
Lebih lanjut ia menyampaikan, Kami sangat mengapresiasi semangat kekeluargaan dan gotong royong yang ditunjukkan warga sejak awal pelaksanaan. Sinergi seperti inilah yang membuat pekerjaan berjalan lebih ringan, hemat biaya, dan hasilnya lebih terjaga kualitasnya.
“Khusus untuk pekerjaan di Sungai Batu Nyaring, kami akan terus memantau dan mendampingi setiap tahapan dengan teliti hingga selesai sepenuhnya, agar tercipta bangunan yang aman, kokoh, dan bisa dinikmati generasi mendatang.” Tutupnya
Pembangunan kedua jembatan ini diharapkan mampu menghapus kesulitan akses yang selama ini dirasakan, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta menjadi pendorong kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Hatungun pada khususnya dan Kabupaten Tapin pada umumnya.(1010).
