TAPIN – Peltu Agung Suryo Nugroho, yang semasa dinasnya dikenal dengan seragam loreng, menghembuskan nafas terakhir pada Jumat 28 Agustus 2026 malam, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan satuan tempatnya bertugas sebagai Pj. Danramil 1010-02/Tambarungung.
Kepergian almarhum dirasakan bukan hanya sebagai kehilangan anggota satuan, melainkan juga kehilangan bagi keluarga—seorang suami dan ayah—serta sahabat dan rekan seperjuangan yang selama ini meniti karier di TNI AD.
Masa pengabdian yang ditempuh bersama rekan-rekannya kini berubah menjadi memori. Tugas, langkah, dan kebersamaan yang dilalui semasa bertugas akan tetap menjadi bagian dari catatan bagi mereka yang mengenal almarhum.
Dalam suasana duka, upaya penghormatan terakhir diwujudkan melalui upacara pemakaman militer yang digelar di Kuburan Muslimin Nurul Hidayah Dulang pada Sabtu (29/8/26).
Prosesi pemakaman dilaksanakan untuk memberi penghargaan atas jasa dan pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara, dengan kehadiran rekan-rekan prajurit sebagai wujud kebersamaan hingga akhir hayat.
Dandim 1010/Tapin Letkol Inf Dimas Yamma Putra menyampaikan rasa belasungkawa atas berpulangnya Peltu Agung Suryo Nugroho kepada keluarga besar Kodim 1010/Tapin.
“Kepergian almarhum merupakan kehilangan bagi kita semua. Beliau adalah bagian dari keluarga besar Kodim 1010/Tapin yang telah memberikan pengabdian kepada satuan, masyarakat, bangsa dan negara. Semoga seluruh amal ibadah dan pengabdiannya diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa,” ungkap Dandim.
Dandim juga menyerukan agar keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi musibah tersebut.
Bagi prajurit, pengabdian pada bangsa dan negara berarti menyerahkan waktu, tenaga, pikiran, bahkan keseluruhan perjalanan hidup demi amanah yang diberikan oleh negara.
Peltu Agung Suryo Nugroho dinyatakan telah menyelesaikan tugas pengabdiannya sebagai prajurit.
Meskipun seragamnya kini tak lagi dikenakan, jejak pengabdian almarhum akan terus dikenang oleh keluarga, rekan seperjuangan, masyarakat yang pernah dilayaninya, serta satuan tempatnya berbakti.
Selamat jalan, Peltu Agung Suryo Nugroho.
Terima kasih atas pengabdianmu sebagai prajurit pembela bangsa dan negara.
Semoga Tuhan Yang Maha Esa mengampuni segala kesalahan almarhum, menerima seluruh amal ibadah dan pengabdiannya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.
Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan keteguhan hati, kesabaran, dan keikhlasan.(1010).
