BOALEMO – Deru mesin pengaduk semen dan denting sekop menjadi simfoni pengabdian di Desa Hutamonu. Memasuki hari ke- pelaksanaan TMMD ke-128, Satgas Kodim 1316/Boalemo bersama warga setempat memutuskan untuk “tancap gas”.

Target pembangunan jalan rabat beton kini melampaui estimasi jadwal mingguan. Senin (04/05/2026), pemandangan di lokasi menunjukkan perubahan drastis. Jalan yang dulunya berupa tanah merah yang sulit dilalui kini mulai bertransformasi menjadi hamparan beton kokoh yang membelah desa.

Melawan Lelah demi Kesejahteraan
Kolaborasi antara prajurit Kodim 1316/Boalemo dan Yonif TP 915/Bitu’o terbukti menjadi motor penggerak utama. Menggunakan sistem pengerjaan paralel di beberapa titik sekaligus, tim berhasil mempercepat penyambungan ruas-ruas jalan yang krusial bagi akses mobilitas warga.

Dansatgas TMMD ke-128, Letkol Czi Wiratama Suryono, S.T., M.Si., M.S., yang meninjau langsung ke lokasi menyatakan kekagumannya atas keteguhan mental para personel dan antusiasme warga.

“Ritme kerja yang kita lihat hari ini adalah bukti nyata kemanunggalan. Progres fisik terus merangkak naik secara signifikan karena semua pihak sadar bahwa jalan ini adalah kunci pembuka isolasi ekonomi Desa Hutamonu,” tegas Letkol Czi Wiratama.

Dampak Nyata bagi Petani
Selama puluhan tahun, mobilitas hasil bumi di wilayah ini terhambat oleh infrastruktur yang memprihatinkan. Dengan rampungnya sebagian besar segmen beton, warga mulai merasakan dampaknya.

Aksesibilitas: kendaraan pengangkut hasil tani kini bisa masuk lebih dekat ke area perkebunan.
Anak-anak sekolah tidak lagi harus bergelut dengan lumpur saat musim hujan.

Menuju Garis Finis
Meski target sudah di depan mata, Dansatgas mengingatkan tim untuk tetap menjaga kualitas beton agar daya tahan jalan bisa dinikmati dalam jangka panjang. Beliau menekankan bahwa setiap tetes keringat para prajurit adalah bentuk investasi sosial bagi masa depan Boalemo.

“Saya bangga dengan dedikasi kalian. Setiap meter beton yang terpasang adalah harapan baru bagi warga. Mari kita selesaikan pengabdian ini dengan hasil yang sempurna,” pungkasnya.

Kini, wajah Desa Hutamonu tidak lagi sama. Transformasi infrastruktur ini menjadi kado indah bagi masyarakat, menandai babak baru konektivitas yang lebih maju dan sejahtera di Bumi Boalemo.(1316).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *