KUTAI TIMUR – Babinsa Desa Wanasari Koramil 0909-03/Muara Wahau, Serma Suyandri, menghadiri sekaligus melakukan pemantauan kegiatan pemasangan baliho rencana pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Wahau yang berlokasi di Jalan Paten RT 05, Desa Wanasari, Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur, Sabtu (11/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tahapan awal pembangunan RSUD Muara Wahau sekaligus sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat terkait pemanfaatan lahan yang telah dihibahkan Pemerintah Desa Wanasari kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk pembangunan fasilitas pelayanan kesehatan tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Desa Wanasari Azharuddin, Babinsa Desa Wanasari Serma Suyandri, para kepala dusun, ketua RT, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Wanasari, serta perangkat desa setempat.

Dalam kesempatan tersebut dipasang baliho yang memuat informasi mengenai rencana pembangunan RSUD Muara Wahau di atas lahan hibah seluas 6,52 hektare milik Desa Wanasari. Pemasangan baliho dilakukan sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat terkait pembangunan fasilitas kesehatan yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah Muara Wahau dan sekitarnya.

Selain memasang baliho, pemerintah desa juga menyampaikan pemberitahuan kepada warga yang masih menempati sebagian area lahan agar mulai mempersiapkan diri untuk berpindah dari lokasi tersebut. Langkah ini dilakukan guna mendukung kelancaran proses pembangunan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Babinsa Serma Suyandri turut melakukan pemantauan selama kegiatan berlangsung untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Babinsa merupakan bentuk dukungan TNI AD terhadap program pembangunan pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui peningkatan akses pelayanan kesehatan.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, masih terdapat sejumlah warga yang menempati area lahan tersebut dengan bangunan semi permanen. Selain itu, muncul indikasi adanya keberatan dari sebagian warga terkait rencana pengosongan lahan. Namun demikian, berdasarkan keterangan Pemerintah Desa Wanasari, warga yang menempati lokasi tersebut tidak memiliki surat kepemilikan maupun izin resmi dari pemerintah desa.

Pemerintah Desa Wanasari menegaskan bahwa lokasi yang akan digunakan untuk pembangunan rumah sakit merupakan lahan bengkok milik desa yang telah diputuskan untuk dihibahkan kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Timur sebagai lokasi pembangunan RSUD Muara Wahau. Pembangunan fasilitas kesehatan ini dinilai sangat penting untuk mendukung pemerataan layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah pedalaman Kutai Timur.

Keberadaan RSUD Muara Wahau nantinya diharapkan mampu memperluas akses pelayanan kesehatan, meningkatkan kualitas layanan medis, serta mempercepat penanganan kesehatan masyarakat tanpa harus menempuh jarak yang jauh ke pusat pelayanan kesehatan lainnya.

Selama kegiatan berlangsung hingga selesai pada pukul 11.30 WITA, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar berkat sinergi antara pemerintah desa, Babinsa, serta seluruh unsur terkait. Pemerintah desa juga berharap proses selanjutnya dapat terus mengedepankan komunikasi yang baik dan pendekatan persuasif kepada masyarakat sehingga pembangunan RSUD Muara Wahau dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi kepentingan masyarakat luas.(0909).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *