KUTAI TIMUR – Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Babinsa Koramil 0909-03/Muara Wahau, Sertu La Ode Darmin, bersama unsur terkait melaksanakan kegiatan mitigasi struktural dan nonstruktural di wilayah binaan, Sabtu (1/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.55 WITA tersebut dilaksanakan di Desa Wahau Baru, Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur. Mitigasi dilakukan sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya Karhutla, khususnya pada musim kemarau yang memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi.
Kegiatan dipimpin oleh Sertu La Ode Darmin dengan melibatkan dua personel dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar). Kolaborasi lintas instansi tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat upaya pencegahan serta menjaga wilayah tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Dalam patroli terpadu, tim menyambangi sejumlah titik yang berpotensi rawan kebakaran sekaligus memberikan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat. Materi yang disampaikan meliputi penyebab terjadinya Karhutla, dampak kebakaran terhadap lingkungan, kesehatan, dan aktivitas sosial ekonomi masyarakat, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan secara mandiri.
Selain itu, masyarakat diimbau agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di wilayahnya.
Sertu La Ode Darmin menegaskan bahwa pencegahan Karhutla tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat pemerintah maupun TNI, tetapi memerlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kesadaran dan kepedulian warga menjadi faktor utama dalam mencegah terjadinya kebakaran yang dapat merusak ekosistem, mengganggu kesehatan, serta menimbulkan kerugian ekonomi.
Melalui kegiatan mitigasi struktural dan nonstruktural ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan serta berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat diharapkan mampu menjaga wilayah Kecamatan Muara Wahau tetap aman, hijau, dan terbebas dari bencana Karhutla.(0909).
