BARITO KUALA – Perwira Siswa (Pasis) Seskoad Mayor Chk Aditya W. menggelar penyuluhan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bagi relawan pemadam kebakaran serta relawan Unit Penanggulangan Bencana Swadaya (UPBS) Kabupaten Barito Kuala, Jumat (6/11/2026) di Kantor Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.

Pada sesi yang dimulai sekitar pukul 10.23 WITA, Mayor Chk Aditya W. menyampaikan arahan untuk meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat koordinasi, dan mendorong peran aktif relawan dalam upaya pencegahan serta penanggulangan karhutla. Ia menekankan perlunya peningkatan kemampuan, kewaspadaan, serta sinergi dengan instansi terkait agar risiko karhutla di Kabupaten Barito Kuala dapat diminimalkan.

Tidak hanya bekal pengetahuan, Pasis Seskoad bersama jajaran yang terlibat juga mendukung proses penyaluran bantuan Presiden Republik Indonesia kepada satgas relawan karhutla melalui UPBS Kabupaten Barito Kuala. Penyaluran bantuan dilakukan di halaman Kantor Kecamatan Mandastana, Desa Tabing Rimba, Kecamatan Mandastana.

Secara simbolis, penyerahan bantuan diberikan oleh Bupati Barito Kuala, Dr. Bahrul Ilmi, S.H., M.H., sebagai bentuk perhatian dan dukungan pemerintah pusat terhadap upaya relawan yang menjadi garda terdepan dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

Bantuan yang disalurkan kepada relawan UPBS Kabupaten Barito Kuala mencakup 500 paket sembako berisi beras, sarden, gula, kopi, teh, susu kemasan, dan mentega, serta penyerahan 50 tabung oksigen beserta 50 regulator oksigen untuk mendukung kebutuhan operasional dan keselamatan relawan di lapangan.

Acara itu dihadiri antara lain oleh Bupati Barito Kuala Dr. Bahrul Ilmi, S.H., M.H., Patun Seskoad Kolonel Inf Alfian, S.I.P., Dandim 1005/Barito Kuala Letkol Arm Fauzi Raspati Al’ Ansyori, S.Sos., Kapolres Barito Kuala AKBP Susilawati, S.H., M.H., Sekda Barito Kuala Slamet Riyanto, SSTP., M.Ec.Dev., Danyon TP 925/KSW Letkol Inf Zulfikar Ali Nugroho, S.Sos., Plt. Kepala BPBD Kabupaten Barito Kuala Aris Saputera, unsur Forkopimda, para siswa Dik Seskoad, serta sekitar 200 orang relawan UPBS Kabupaten Barito Kuala.

Dengan kegiatan ini diharapkan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat semakin kuat dalam menghadapi ancaman karhutla. Penyuluhan dan penyaluran bantuan juga menjadi wujud perhatian terhadap peran relawan dalam menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Barito Kuala.

(1005)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *