Banjar – Pembangunan Jembatan Garuda di Dusun Pangkalan, Desa Lok Tunggul RT 03, Kecamatan Pengaron, Kabupaten Banjar terus menunjukkan kemajuan yang signifikan. Memasuki Rabu (8/7/2026), progres pembangunan telah mencapai 86,23 persen. Pada tahap ini, pekerjaan difokuskan pada penyetelan jarum keras jembatan sebagai bagian penting dari penyempurnaan konstruksi serta pemasangan pagar jembatan guna meningkatkan keamanan bagi para pengguna.

Jembatan gantung sepanjang 30 meter dengan lebar 1,2 meter ini merupakan bagian dari program Presiden Republik Indonesia dalam pemerataan pembangunan infrastruktur untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

Pekerjaan dilaksanakan secara gotong royong oleh Kodim 1006/Banjar bersama pemerintah desa dan masyarakat. Sebanyak 9 personel TNI, 1 aparat pemerintah desa, dan 10 warga turut terlibat dalam proses penyetelan jarum keras jembatan serta pemasangan pagar jembatan agar pembangunan berjalan sesuai target dan memenuhi standar keamanan.

Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kunci percepatan pembangunan Jembatan Garuda. Kehadiran jembatan ini diharapkan segera memberikan manfaat nyata bagi warga, khususnya dalam memperlancar akses transportasi, distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Pengaron.

Kodim 1006/Banjar berkomitmen mengawal penyelesaian pembangunan hingga tuntas sebagai bentuk dukungan terhadap program strategis Presiden Republik Indonesia dalam menghadirkan infrastruktur yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.(1006).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *