SUKOHARJO – Dalam pengerjaan fasilitas sanitasi di Masjid Desa Parangjoro, perhatian utama diarahkan pada kelancaran aliran air dengan desain lantai ruang cuci dan tempat wudhu yang diberi kemiringan tertentu sehingga mencegah genangan dan memastikan saluran pembuangan bekerja efektif.
Pengerjaan itu merupakan bagian dari penyempurnaan sarana ibadah yang dijalankan melalui TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo. Pada Selasa (11/8/2026), tim mengarahkan kegiatan di lokasi pada pemasangan batu bata, pengecoran lantai, dan penataan saluran pembuangan.
Tidak sekadar mengejar penyelesaian fisik, setiap elemen dikerjakan dengan memperhatikan fungsi teknis. Contohnya, kemiringan lantai dirancang agar aliran air lebih lancar sehingga area wudhu dan kamar kecil mudah dibersihkan dan dirawat setelah dipakai jamaah.
Kehadiran fasilitas yang dibenahi diharapkan memberi ruang layak bagi warga untuk cuci, berwudhu, serta memanfaatkan kamar kecil saat berada di masjid. Perbaikan ini menghadirkan tempat yang lebih representatif bagi aktivitas ibadah.
Tata kelola sanitasi yang rapi juga menjadi bagian penting demi kenyamanan lingkungan masjid sehingga aktivitas ibadah dapat berlangsung dalam suasana yang bersih dan teratur.
Pembangunan yang dilakukan tidak sekadar menambah bangunan, melainkan menghasilkan fasilitas yang terawat dan tahan lama untuk memenuhi kebutuhan jamaah serta mendukung suasana ibadah yang lebih nyaman dan bersih.(Red/Ap)
