BOALEMO – Komitmen TNI dalam mengakselerasi pembangunan infrastruktur di wilayah pelosok kembali dibuktikan. Personel TNI mulai melakukan perakitan konstruksi Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan dua desa berdampingan, yakni Desa Modelomo dan Desa Pentadu Barat, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Sabtu (18/04/2026).

Tahap perakitan ini menjadi momentum krusial dalam pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan oleh masyarakat. Dikerjakan dengan semangat gotong royong antara personel TNI dan warga setempat, jembatan ini diproyeksikan menjadi urat nadi baru bagi mobilitas masyarakat di wilayah perbatasan kedua desa tersebut.

Jembatan Perintis Garuda ini membawa harapan besar bagi masyarakat, terutama dalam membuka akses transportasi di kawasan pertanian. Selama ini, keterbatasan jalur di wilayah tersebut kerap menghambat aktivitas ekonomi para petani serta menyulitkan akses pendidikan bagi para pelajar.

Komandan Kodim (Dandim) 1316/Boalemo, Letkol Czi Yuda Herizal, S.H., menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat di daerah.

“Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini adalah bentuk komitmen TNI dalam membantu pemerintah daerah membuka akses wilayah yang selama ini terputus atau sulit dijangkau,” ujar Letkol Czi Yuda Herizal.

Ia menambahkan bahwa seluruh proses pengerjaan dilakukan secara maksimal dan terukur. Keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pembangunan diharapkan tidak hanya mempercepat penyelesaian proyek, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap infrastruktur yang dibangun.

“Kami berupaya agar pembangunan ini dapat selesai tepat waktu dan sesuai dengan standar teknis yang telah ditetapkan, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat,” imbuhnya.

Kehadiran jembatan tersebut diharapkan tidak hanya mempermudah transportasi masyarakat secara aman dan efisien, tetapi juga menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi lokal melalui kelancaran distribusi hasil pertanian warga. TNI terus berperan aktif dalam mendukung program pembangunan nasional, khususnya dalam pemerataan infrastruktur hingga ke wilayah pelosok, demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara merata.(1316).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *