Simeulue – Pendampingan terhadap petani terus dilakukan jajaran Kodim 0115/Simeulue sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan dan peningkatan perekonomian masyarakat. Serda Yatno, Babinsa Koramil 06/Teluk Dalam, Kodim 0115/Sml, Korem 012/TU, turut membantu warga memanen cabai di Desa Luhu Sekbahak, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Simeulue, Minggu (09/08/2026).

Kegiatan panen tersebut menjadi kesempatan bagi Babinsa untuk melihat secara langsung perkembangan tanaman cabai yang selama ini mendapat perhatian melalui pendampingan. Selain membantu proses pemanenan, Serda Yatno juga memberikan motivasi kepada petani agar tetap konsisten melakukan perawatan tanaman sehingga produktivitas kebun dapat dipertahankan.

Menurut Serda Yatno, tanaman cabai membutuhkan perawatan secara intensif agar dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah yang optimal. Pemantauan sejak masa pertumbuhan, perawatan hingga panen menjadi bagian penting untuk mengetahui kondisi tanaman sekaligus mengantisipasi apabila terdapat kendala di lapangan.

“Pemanenan, pemantauan, perawatan, dan melihat perkembangan tanaman cabai ini bertujuan memberikan motivasi kepada petani agar tetap semangat. Dengan perawatan yang optimal, tanaman cabai dapat tumbuh subur dan menghasilkan buah sesuai yang diharapkan,” ujar Serda Yatno.

Ia mengatakan, keberhasilan panen menjadi salah satu indikator dari upaya petani dalam menjaga tanaman sejak awal. Karena itu, petani diharapkan tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga memperhatikan proses perawatan secara berkelanjutan.

Serda Yatno juga berharap harga cabai saat panen dapat memberikan hasil yang sepadan dengan usaha yang telah dikeluarkan petani. Harga jual yang baik akan memberikan dampak positif terhadap pendapatan masyarakat, khususnya mereka yang menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian.

“Tanaman cabai membutuhkan perawatan ekstra agar mendapatkan hasil yang baik. Kami berharap ketika panen, harga cabai sesuai dengan harapan petani sehingga hasilnya dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga,” katanya.

Pendampingan Babinsa terhadap petani juga menjadi bagian dari dukungan TNI AD terhadap program swasembada pangan. Kehadiran aparat kewilayahan di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus membantu petani menghadapi berbagai persoalan yang muncul selama proses budidaya.

Babinsa mengingatkan petani agar tidak ragu berkomunikasi apabila menghadapi kendala dalam pengelolaan tanaman. Dengan komunikasi yang cepat, permasalahan yang ditemukan di lapangan dapat segera diketahui dan dicarikan solusi bersama sesuai kebutuhan.

“Apabila ada kendala, petani tidak perlu sungkan meminta bantuan kepada Babinsa atau Posramil, sehingga permasalahan yang dihadapi dapat segera diketahui dan ditangani,” pungkasnya.

Sementara itu, Samsul selaku pemilik tanaman cabai menyampaikan apresiasi atas kehadiran Babinsa yang ikut membantu proses panen sekaligus memberikan motivasi kepada dirinya. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi tambahan semangat dalam mengembangkan usaha pertanian.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih karena Babinsa sudah datang membantu memanen sekaligus memberikan semangat kepada kami dalam menekuni tanaman cabai ini,” ungkap Samsul.

Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pendampingan Babinsa tidak berhenti pada tahap pengolahan lahan atau penanaman, tetapi terus dilakukan hingga masa panen. Pendekatan langsung seperti ini diharapkan semakin memperkuat hubungan TNI dengan masyarakat sekaligus mendorong petani untuk terus mengembangkan potensi pertanian di wilayahnya.

Melalui pendampingan yang berkelanjutan, sektor pertanian di Kecamatan Teluk Dalam diharapkan semakin produktif dan mampu memberikan kontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan pangan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.(0115).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *