SUKOHARJO – Program nonfisik TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo menjadikan Tim Penggerak PKK Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, sebagai sasaran strategis dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika. Kegiatan penyuluhan bahaya narkoba digelar pada Senin (27/7) dengan menghadirkan pemateri dari Babinsa dan Polsek Grogol.

Para ibu PKK mendapatkan materi tentang bahaya narkoba, ciri-ciri pengguna, serta langkah pencegahan dari lingkungan keluarga dan masyarakat. Babinsa Desa Parangjoro, Serda Anang, menekankan peran sentral ibu dalam membentuk karakter anak dan mengawasi pergaulan mereka.

Menurut Serda Anang, pengawasan dan komunikasi yang baik di dalam rumah tangga menjadi benteng awal memutus rantai penyalahgunaan narkoba. Ia menyatakan, “Seorang ibu adalah pendidik pertama bagi anak-anaknya. Jika keluarga mampu membangun komunikasi yang baik dan saling peduli, maka peluang masuknya pengaruh narkoba dapat ditekan sejak awal.”

Selain aspek pencegahan, peserta diajak meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Warga diminta tidak menutup mata jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba dan segera berkoordinasi dengan aparat terkait.

Melalui TMMD Reguler ke-129, Kodim 0726/Sukoharjo tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangun kualitas sumber daya manusia. Edukasi kepada ibu-ibu PKK diharapkan menciptakan masyarakat Desa Parangjoro yang sehat, tangguh, dan terbebas dari ancaman narkoba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *