MERAUKE – TNI bersama elemen pemerintahan dan warga setempat menanam 1.000 bibit mangrove di Pantai Payum, Kelurahan Samkai, Distrik Merauke, Kabupaten Merauke, Papua Selatan pada Rabu (16/9/2026) sebagai bagian peringatan HUT ke-81 TNI Tahun 2026 dengan tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, kegiatan yang dipimpin langsung oleh Dankodaeral XI/Merauke Laksamana Muda TNI Joko Andriyanto, S.T., M.Tr.Hanla., M.A.P.

Sekitar 300 orang turut serta dalam aksi penanaman itu, melibatkan unsur TNI, Polri, Satpol PP, Basarnas, masyarakat, pelajar, serta puluhan personel Kodim 1707/Merauke. Hadir pula sejumlah pejabat di antaranya Pangdam XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, S.E., Gubernur Papua Selatan Dr. Ir. Apolo Safanpo, S.T., M.T., I.P.M., Danrem 174/ATW Brigjen TNI Mustakim, S.I.P., M.Si., Danlanud J.A. Dimara Kolonel Pnb Beny Aprianto, S.M., Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, S.I.K., Wakil Ketua I DPRP Papua Selatan Ir. H. Fadli Burhan, S.T., M.T., IPM., ASEAN. Eng., dan Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Merauke Beny Malik, S.Pd., M.Pd., yang menunjukkan kebersamaan menjaga lingkungan.

Dalam amanatnya Laksamana Muda TNI Joko Andriyanto menyatakan bahwa penanaman mangrove mencerminkan perhatian nyata terhadap pelestarian pesisir. Ia menekankan peran penting mangrove untuk menghambat abrasi, melindungi garis pantai, dan menjadi tempat hidup berbagai biota laut.

“Melalui kegiatan ini, saya mengajak seluruh pihak tidak hanya untuk menanam, tetapi juga menjaga dan merawat mangrove yang telah kita tanam, agar manfaatnya dapat dirasakan saat ini dan diwariskan kepada generasi mendatang,” ungkapnya.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, doa, amanat Dankodaeral XI/Merauke, penyerahan bibit mangrove, foto bersama, kemudian dilanjutkan dengan penanaman mangrove secara serentak. Melalui kegiatan tersebut, semangat HUT ke-81 TNI tidak hanya diwujudkan melalui pengabdian kepada bangsa dan negara, tetapi juga melalui kepedulian nyata terhadap lingkungan dan masyarakat.(1707).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *