ACEH SELATAN – Satgas TNI AD terus menunjukkan komitmennya dalam percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil. Setelah merampungkan pembangunan Jembatan Aramco di titik Ketapang II dan III, kini pengerjaan langsung dikebut di titik berikutnya, yakni Suak Lele dan Suak Rege, Desa Raket, Kecamatan Trumon, Kabupaten Aceh Selatan, Kamis (30/4/2026).

Ws Pasiops Kodim 0107/Aceh Selatan, Kapten Inf Faisal Kurniawan, menyampaikan bahwa progres pembangunan di dua titik lanjutan tersebut telah mencapai sekitar 55 persen dan terus digenjot agar segera rampung.

“Kita langsung tancap gas melanjutkan pekerjaan di dua titik berikutnya. Progresnya saat ini sudah mencapai 55 persen dan terus kita kebut agar selesai tepat waktu,” ujarnya.

Ia menambahkan, percepatan pembangunan ini juga mempertimbangkan pentingnya akses distribusi material untuk mendukung pembangunan jembatan serupa di wilayah Kecamatan Kuala Baru, Kabupaten Aceh Singkil.

Akses tersebut merupakan salah satu urat nadi perekonomian masyarakat di wilayah Buluh Sema, Kabupaten Aceh Selatan, hingga Kecamatan Kuala Baru, Kabupaten Aceh Singkil, yang selama ini dikenal sebagai daerah terpencil.

Kapten Inf Faisal Kurniawan melanjutkan, Satgas Jembatan TNI AD akan terus memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada demi mempercepat penyelesaian pembangunan jembatan tersebut.

“Personel di lapangan terus bekerja maksimal, mulai dari penyiapan material hingga proses pengerjaan. Harapannya, seluruh titik pembangunan ini dapat segera rampung sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan, pembangunan jembatan ini tidak hanya sekadar membuka akses, tetapi juga menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah yang selama ini terisolasi.

“Dengan akses yang semakin baik, aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah terpencil akan semakin mudah dan lancar,” tambahnya.

Pembangunan jembatan ini sejalan dengan visi pemerataan pembangunan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, guna mendorong pertumbuhan ekonomi hingga ke pelosok daerah.(Pr012).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *