SUKOHARJO – Perubahan paling kentara dari pembangunan talud di Desa Parangjoro terlihat pada susunan batu yang memanjang dan senyum pemilik rumah yang kini menatap musim hujan dengan optimisme lebih besar.
Selama bertahun-tahun, warga di sekitar lokasi menghadapi ancaman tanah longsor kecil dan limpasan air yang mengikis sisi jalan, kondisi yang perlahan bergeser setelah pelaksanaan pekerjaan talud.
Di lapangan, Jumat (31/7/2026), anggota TNI dan warga tampak bekerja tanpa sekat; batu kali disusun rapi di atas adukan semen, sementara ember dan sekop berpindah tangan secara bergantian dalam suasana gotong royong.
Menurut warga, keberadaan talud akan menjaga kestabilan tanah di sekitar permukiman serta memberi rasa aman bagi keluarga yang beraktivitas setiap hari di kawasan itu, dan mereka berharap semangat kebersamaan yang terbangun tetap hidup setelah pekerjaan selesai.
Manfaat pembangunan talud di Parangjoro tidak hanya menghadirkan infrastruktur yang lebih kokoh, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan bahwa kepedulian lewat kerja bersama mampu membawa perubahan nyata bagi kehidupan masyarakat desa.(Red/Js).
