HULU SUNGAI UTARA – Kesigapan aparat dan warga menahan meluasnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang muncul di Desa Palukahan, Kecamatan Danau Panggang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) pada Rabu malam (26/8/2026).

Titik api terdeteksi sekitar pukul 19.30 WITA dengan estimasi luas lahan yang terdampak sekitar 0,5 hektare. Setelah info diterima, personel Koramil 1001-11/Danau Panggang bersama Polsek Danau Panggang dan warga segera menuju lokasi untuk memadamkan serta melokalisir api.

Upaya pemadaman berlangsung cepat dan terkoordinasi meski dilakukan malam hari dan medan tidak mudah. Langkah bersama itu berhasil mencegah kobaran menjalar ke lahan yang lebih luas, hingga akhirnya titik api dipastikan padam total dan kondisi lokasi aman serta kondusif.

Pjs. Danramil 1001-11/Danau Panggang, Serma Sani Mustopa, menyatakan keberhasilan pemadaman tak lepas dari sinergi dan kepedulian semua pihak yang terlibat di lapangan.

“Sinergi yang solid antara TNI, Polri, dan masyarakat adalah kunci utama suksesnya penanganan cepat ini. Api berhasil kami lokalisir sehingga tidak merembet lebih luas, dan yang terpenting tidak ada korban jiwa,” tegasnya.

Personel Koramil 1001-11/Danau Panggang, Polsek Danau Panggang, dan masyarakat setempat menjadi kekuatan gabungan yang dikerahkan untuk mencegah meluasnya Karhutla di wilayah Kabupaten HSU.

Serma Sani Mustopa mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla, terutama saat lahan mudah terbakar. Ia meminta masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melapor bila menemukan titik api.

“Pencegahan jauh lebih penting. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api. Dengan kepedulian dan kerja sama semua pihak, potensi Karhutla dapat kita cegah sejak dini,” pungkasnya.(1001).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *