ACEH JAYA – Sebuah kandang ayam petelur ras di Desa Sarah Raya menjadi simbol bahwa program bantuan tidak berhenti pada perbaikan fisik. Dari kandang itu, harapan untuk menciptakan sumber penghasilan berkelanjutan bagi penerima Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) mulai tumbuh.

Setiap keluarga penerima RTLH mendapatkan satu kandang berisi sepuluh ekor ayam. Penyaluran dilakukan secara bertahap, dipimpin oleh Serka Zulkifli Tanjung, Danposramil Pasie Raya yang bertugas sebagai Koordinator Lapangan TMMD Ke-129 Kodim 0114/Aceh Jaya. Langkah ini dirancang agar manfaat program tidak hanya dirasakan saat rumah selesai dibangun, tetapi juga berdampak pada penguatan ekonomi rumah tangga.

Pada Rabu (29/7/2026), malam hari dimanfaatkan untuk memastikan seluruh ayam berada dalam kandang dalam kondisi prima. Ketelitian menjadi prioritas agar ternak tetap sehat dan siap dipelihara oleh penerima bantuan saat didistribusikan.

Konsep yang dijalankan tidak sekadar memberikan aset. Sepuluh ekor ayam petelur setiap kandang diarahkan menjadi modal produktif yang bisa menghasilkan telur setiap hari. Hasilnya dapat digunakan untuk memenuhi gizi keluarga atau dijual di lingkungan sekitar sehingga menambah pemasukan.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa TMMD Ke-129 Kodim 0114/Aceh Jaya tidak hanya membangun fisik rumah warga, melainkan juga menyiapkan pondasi kemandirian ekonomi. Rumah yang lebih layak dipadukan dengan usaha peternakan skala keluarga diharapkan membuat manfaat program terus dirasakan lama setelah TMMD berakhir.(Red/Ap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *