SUKOHARJO – Ketika musim hujan tiba, Samino kerap cemas melihat tepian saluran irigasi di dekat lahannya terkikis; ketegangan itu mulai mereda sejak pekerjaan talud dimulai di Desa Parangjoro.
Melalui TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo, pembangunan talud terus dikebut bersama masyarakat guna memperkuat saluran irigasi sekaligus mengurangi potensi longsor yang dapat mengganggu aktivitas pertanian. Proses pekerjaan masih berlangsung hingga Jumat, (7/8/2026).
Samino mengaku merasakan manfaat yang akan diperoleh para petani dari pembangunan tersebut. Menurutnya, saluran air yang lebih tertata akan membuat lahan pertanian lebih aman sehingga warga dapat bekerja dengan rasa tenang. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Satgas TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo yang telah membangun talud di Desa Parangjoro. Dengan adanya talud ini, saluran air menjadi lebih tertata, lahan pertanian kami lebih aman dari longsor dan erosi, serta kegiatan bertani menjadi lebih nyaman,” katanya.
Pembangunan talud juga dipandang sebagai langkah untuk menjaga fungsi irigasi agar tetap optimal. Ketika saluran air terlindungi, distribusi air menuju area persawahan dapat berlangsung lebih baik sehingga mendukung produktivitas pertanian.
Harapan warga kini tidak berhenti pada rampungnya pekerjaan konstruksi. Mereka ingin manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang sebagai penopang aktivitas pertanian yang menjadi sumber penghasilan utama masyarakat setempat.(Red/Wr).
