BARITO KUALA – Empat pelajar mengayuh sepeda beriringan di atas badan jalan yang sebelumnya sering tergenang air, kini tertutup material batu yang menutup permukaan berlobang sehingga mereka tidak lagi menghindari kubangan seperti dulu.
Rombongan pelajar melintas di antara pepohonan dan lahan warga Desa Tamban Bangun, Kecamatan Tamban, menikmati kondisi jalan yang kini lebih mendukung mobilitas mereka.
Junawi, salah satu siswa asal Desa Tamban Bangun, menyampaikan bahwa perbaikan kondisi jalan membuat perjalanan ke sekolah terasa lebih mudah dibandingkan sebelumnya.
Ia bercerita bahwa bersama teman-temannya mereka kini bisa mengayuh sepeda dengan leluasa, terutama saat berangkat pagi yang dulu kerap terganggu kondisi jalan.
“Sekarang lebih enak dilewati. Dulu kalau jalan becek dan berlubang, kami harus pelan-pelan dan kadang mencari bagian jalan yang bisa dilewati,” kata Junawi.
Perubahan kondisi fisik jalan itu tampak pada Senin, 10 Agustus 2026, ketika permukaan yang sebelumnya menjadi kendala mobilitas warga mulai tampak lebih padat dan nyaman untuk dilintasi.
Dan SSK TMMD Ke-129 Kodim 1005/Barito Kuala, Kapten Cke (K) Hannah, menjelaskan bahwa peningkatan kondisi jalan diarahkan untuk memberi akses lebih baik kepada masyarakat termasuk anak-anak yang memanfaatkan jalan menuju sekolah. “Jalan ini digunakan masyarakat setiap hari. Karena itu, manfaatnya harus benar-benar terasa dalam aktivitas warga,” ujarnya.
Bagi Junawi dan teman-temannya, manfaat itu nyata: sepeda lebih lancar dikayuh, perjalanan lebih nyaman, dan jalan desa tidak lagi menjadi hambatan saat pagi mulai sibuk.(1005)
